Bentuk–Bentuk Badan Usaha

Terdapat bentuk-bentuk badan usaha yang ada di Indonesia. Badan usaha dimana Anda bekerja mungkin saja bisa berbeda dengan badan usaha teman atau kerabat Anda. Berikut ini akan kami berikan penjelasan lengkap tentang bentuk-bentuk badan usaha.

Pengertian Badan Usaha

Badan usaha merupakan suatu organisasi dengan tujuan ekonomi yaitu untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Badan usaha juga memberikan layanan kepada masyarakat. Sering dibilang juga sebagai perusahaan walaupun sebenarnya berbeda.

Apa Saja Bentuk-Bentuk Badan Usaha?

Setelah mengetahui pengertian dari badan usaha, berikut ini adalah bentuk-bentuk badan usaha yang kami rangkumkan khusus untuk Anda.

  1. Perusahaan perseorangan

Sesuai dengan namanya, bentuk badan usaha ini adalah jenis kegiatan usaha dimana manajemen dan modalnya dilakukan oleh satu orang. Orang yang mempunyai badan usaha tersebut menjadi direktur atau manajer sendiri dan perlu mempunyai SIUP. Sehingga tanggung jawab yang dimiliki oleh orang tersebut menjadi tidak terbatas. Namun jika mendapatkan laba tentu saja untuk diri sendiri. Ciri-cirinya adalah dimiliki oleh perseorangan, modalnya tidak begitu banyak, pengelolaan yang sederhana atau terbatas, serta pemilik perusahaan akan menentukan kelangsungan badan usaha tersebut. Kelebihannya tentu saja biaya modal yang rendah, bisa dimulai dengan mudah, kebebasan dalam mengelola perusahaan,

  1. BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Dilihat dari namanya, sudah jelas bahwa BUMN adalah badan usaha yang modalnya sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh pemerintah. Jadi, jika Anda bekerja di BUMN, maka Anda bukan pegawai negeri, melainkan pegawai BUMN. Hingga sekarang sudah ada tiga bentuk BUMN antara lain:

  • Perum

Perum adalah bentuk BUMN yang berorientasi akan profit atau mencari keuntungan. Perum dikelola oleh negara juga. Karyawan yang bekerja pada Perum mempunyai status sebagai Pegawai Negeri. Jika Perum sudah mencari keuntungan namun tetap rugi, maka Negara akan menjualnya kepada public. Perum pun akan berganti nama menjadi Persero.

  • Perjan

Perjan merupakan bentuk BUMN dimana modalnya dipunyai oleh Pemerintah. Perjan berfokus pada pelayanan masyarakat. Contoh Perjan yang sangat familiar dalam kehidupan kita sehari-hari adalah PT. KAI.

  • Persero

Persero merupakan salah satu bentuk BUMN yang dikelola oleh negara. Persero bukan hanya mencari keuntungan saja, namun juga melakukan layanan masyarakat. Ciri-ciri Persero adalah modalnya sebagian atau semuanya berasal dari negara, fokus utamanya menjadi keuntungan, dipimpin oleh seorang direksi, tidak mendapatkan fasilitas negara, dan pegawainya berstatus pegawai swasta.

  1. Koperasi

Koperasi merupakan jenis badan usaha dimana anggotanya melakukan kegiatan dengan menggunakan prinsip koperasi. Badan usaha yang satu ini juga merupakan gerakan ekonomi rakyat dengan asas kekeluargaan. Koperasi mempunyai ciri-ciri mempunyai tujuan ekonomi, perkumpulan orang-orang, orang-orang tergabung atas kesukarelaan, kontribusinya adil, anggota koperasi mendapatkan manfaat dan risiko yang sama.

  1. BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal)

BKPM adalah lembaga pemerintah yang mendorong investasi langsung baik di dalam maupun di luar negeri.

  • CV atau Persekutuan Komanditer

CV atau Persekutuan Komanditer adalah perusahaan persekutuan yang bisa berdiri berdasarkan asas kepercayaan. Jadi, CV merupakan salah satu bentuk usaha dimana para pengusaha ingin mempunyai suatu jenis usaha namun terkendala modal sehingga mereka akan saling memberikan modal untuk mewujudkan jenis usaha tersebut. Syarat pendirian CV yaitu terdapat sekutu aktif dimana para anggotanya akan menjalankan atau memimpin perusahaan dan juga bertanggung jawab penuh atas perusahaan tersebut. Lalu ada pula persekutuan pasif yang berisi anggota dimana mereka hanya menanamkan modal saja dan tidak ikut campur dalam menjalankan perusahaan. Kelebihan CV adalah sudah dikenal oleh masyarakat sekitar sehingga perusahaan pun bisa lebih mudah untuk ikut kegiatan setempat dan CV juga lebih mudah berkembang.

  • Firma

Firma adalah bentuk badan usaha yang didirikan oleh minimal dua orang atau lebih. Tiap orang akan bertanggung jawab penuh kepada firma tersebut. Modal firma juga didapatkan dari anggotanya. Keuntungan atau laba akan dibagikan kepada pendiri dengan perbandingan yang sudah disesuaikan pada saat mendirikan firma. Kelebihan firma antara lain lebih mudah berkembang, tidak perlu banyak persyaratan untuk mendirikannya, modal akan lebih cepat cair, dan juga tidak perlu adanya akta formal karena bisa menggunakan akta yang sudah ditanda tangani oleh para pendiri.

  • Perseroan Terbatas

Perseroan Terbatas atau PT adalah badan usaha yang banyak diminati oleh pengusaha namun memang terdapat Syarat pendirian PT juga. Hal ini karena tanggung jawab yang ada pada PT terbatas dan juga badan usaha bisa dimiliki dengan luas dan bebas.  PT juga lebih mudah untuk mendapatkan tambahan modal.

  1. Yayasan

Yayasan adalah salah satu bentuk badan usaha yang tidak mencari laba. Namun tujuan dari yayasan adalah untuk kepentingan sosial, agama, dan masyarakat.